Kau dan aku, punya cerita yang belum selesai.
Kala itu aku percaya bahwa semua itu tidak benar. Kau adalah benar. Ketika seluruh dunia berkata kau salah, aku percaya kau benar. Kau meyakinkan ku. Ketika ku ajak kau untuk menyampaikan ke seluruh dunia bahwa kau benar, kau malah bungkam, lalu menghilang.
Di sanalah aku terpukul dan merasa terkhianati.
Kau telah membohongiku dan mengkhianati rasa kepercayaanku.
Bahkan kau meninggalkanku sendirian di dunia yang menghakimiku.
Lama sudah semua berlalu.
Kita bertemu lagi.
Aku masih tersenyum padamu.
Kamu pun tersenyum padaku.
Tanpa kecanggungan dan keraguan.
Dengan mode waspada yang ku hidupkan di belakang alam bawah sadarku.
Kita bercengkrama di atas kuburan masalalu yang ingin kita sembunyikan.
Kau berharap dengan mengubur kebenaran ini, maka akan tumbuhlah kedamaian lagi. Seperti dulu.
Tetapi kawan, apa yang kau tanam, itulah yang akan kau tuai.
Siang itu kita duduk melingkar.
Ketika mereka mencoba untuk menelanjangimu.
Dengan cerita masalalu yang ternyata belum usai.
Aku pun ingin mendengar kebenarannya.
Aku pun ingin tau yang sebenarnya.
Tetapi ketika melihatmu memandangku sekilas seakan meminta belas kasihanku, ku tak bisa selain menyelamatkanmu. Menyelimuti dirimu dengan kenangan masa kecil yang lama ku tenun.
Mereka pun berkata "Apa yang kau lakukan? Jika kau menutup mulutmu, sebentar lagi kita akan melihat dia terpojok!"
Waktu itu aku terpaku dan menyadari bahwa aku salah. Tapi...
"Bagaimana aku bisa melihat ia ditelanjangi begitu? Ia adalah masa kecil yang ingin ku lindungi. Aku tak butuh kebenaran lagi."
Kau dan aku, punya cerita yang belum selesai.
Yang aku takutkan ketika kita mulai membicarakan hal ini, bukan cerita ini yang selesai tapi hubungan kita.
Kau dan aku, punya cerita yang belum selesai.
Walaupun, yaah tidak semua cerita harus diselesaikan.
Aku lebih memilih untuk tidak menyelesaikan cerita ini jika itu berarti kita akan kembali seperti dulu.
Karena hubungan kita lebih penting dibandingkan cerita yang tak terselesaikan ini.
Comments
Post a Comment