Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2026

Janji yang Tertimbun Kehidupan

Padahal dulu, ketika ia masih di kandungan. Aku pernah berjanji bahwa anak-anakku harus lebih mengenal kakeknya sendiri daripada Einstein. Lalu ia lahir. Kemudian ada sekolah, pekerjaan, lego yang berserakan, cucian yang tak pernah selesai, adiknya pun lahir, kurang tidur, menyusui, jemuran yang tak pernah berakhir, events di the bridge, rumah, suami, banjar, dan seribu satu hal lainnya yang meminta perhatian setiap harinya. Dengan bodohnya, aku sekarang malah lupa. Hingga janji kecil itu tertimbun oleh kehidupan. *** Banyak yang menunggu ia datang ke dunia ini. Banyak yang sudah siap menyambutnya. Membuat rencana-rencana bahkan ketika bayi itu sendiri belum ada. Salah satunya adalah ayahku. Ia berkata “Ajik akan miase selama menunggu cucu,” Aku hanya tertegun. Bukannya pesimis. Aku hanya takut mengecewakan. Bagaimana kalau dari awal Tuhan tak pernah berniat untuk menitipkan sebuah jiwa padaku? Siapa saja yang akan kecewa setelah diriku? Dua tahun berlalu. Ajik meninggal. Lalu dua min...